Pembasmian Narkotika dan obat-obat terlarang
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah swt,
karena atas berkah rahmat dan inayah-Nya kita dapat berkumpul di tempat yang
penuh berkah ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada MC yang telah
memberikan kepada saya waktu untuk menyampaikan pidato pada kesempatan ini.
Saudaraku yang berbahagia,
Ada seorang pemuda di sebuah kamar dia
sedang duduk termenung di pojok kamar dengan wajah pucat, tubuhnya kesakitan
dan detak jantungnya berdebar-debar, keluar dari hidungnya darah, terkadang dia
ketawa terkadang dia menangis, berteriak kesakitan.
Saudaraku yang berbahagia,
Itulah gambaran seorang pemuda yang
terjerumus kedalam obat bius dan obat-obat terlarang, dia ketawa ketika
mendapatkan obat bius tersebut dan dia akan menangis ketika tidak
mendapatkannya.
Dari ilustrasi diatas maka pada kesempatan
ini saya akan menguraikan pidato dengan judul “Pembasmian narkotika dan obat-obat terlarang”
Sebagimana kita ketahui bersama bahwa pemuda mempunyai peranan yang sangat
penting dalam meningkatkan dan memajukan suatu bangsa. Mereka adalah harapan
ummat yang berjuang untuk Negara demi mencapai masa depan yang cerah. Mereka
juga merupakan harapan umat islam yang mengorbankan diri mereka untuk
mengaplikasikan ajaran-ajaran islam di masa depan sebagaimana sabda Nabi:
“sesungguhnya di tangan pemudalah urusan suatu umat. Jika pemudanya maju maka
umatnya pun akan hidup (maju)”. Oleh karena itu kami menganggap bahwa pemuda
mempunyai peranan yang penting di masa yang akan datang.
Akan tetapi sangat disayangkan kita banyak menyaksikan teman-teman kita
dari para pemuda yang melanggar hukum-hukum islam dan mengabaikan pendidikan,
pengajaran dan berakhlak jelek. Sebagaimana kita dapat menyaksikan di televisi,
atau mendengar di radio, atau membaca di koran-koran banyak pemuda kita yang
mengkonsumsi ekstasi, obat bius ,obat-obat terlarang dan sebagainya.
Sebagaimana kita dengar di SCTV sekitar 3 juta pemuda yang terjerumus ke lubang
narkotika dan obat-obat terlarang.
Saudaraku yang berbahagia,
Sekarang, bagaimana dengan tahun yang akan
datang? Dan bagaimana dengan tahun-tahun sebelumnya? Berapa jumlah pemuda yang
terjatu ke jurang narkotika dan obat-obat terlarang.
Tidak akan pernah terfikir dan terbayang oleh kita, bagaimana masa depan
mereka? Dan bagaimana masa depan Negara, apabila seluruh pemudanya terbuai oleh
narkotika dan obat-obat terlarang?
Jadi, bagaimana kita menghadapi permasalahan seperti ini ?Ya, baik
saudaraku yang berbahagia,
Saya akan menjelaskan kepada kalian 3 cara/metode sebagai solusi untuk
mengatasi permasalahan diatas, yaitu:
1.
Kita mesti menanamkan keimanan dan
ketaqwaan dalam diri kita, terutama terlebih dahulu di dalam lingkungan
keluarga, wajib bagi setiap keluarga atau setiap orang tua untuk menanamkan
nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada anak-anak mereka semenjak kecil.
Karena orang tua berperan penting dalam membentuk kepribadian anaknya.
Sebagaimana sabda nabi saw, :”setiap bayi yang dilahirkan itu dalam keadaan
suci, maka orang tuanyalah yang menjadikannya seorang yahudi, nasrani atau
majusi”. Setelah kita mendengar hadits
barusan diatas kita dapat pahami bahwa orangtua wajib mendidik dan mengajarkan
anaknya dengan ajaran islam, memberikannya keimanan dan ketaqwaan. Karena dengan
keimanan dan ketaqwaan yang tertanam semenjak kecil maka mereka akan menjadi
seorang muslim dan mukmin yang berpegang teguh pada ajaran-ajaran islam tidak
akan tergoda oleh rayuan narkotika dan obat-obat terlarang.
2.
Kita
mesti bersatu. Bahwasanya dengan bersatu kita akan dapat menghindari dan
menghapus narkotika dan obat-obat terlarang di Negara kita ini. Sebagaimana
firman Allah swt. : “Berpegang teguhlah ke tali agama Allah dan janganlah
bercerai-berai”. Sesuatu yang sulit dan berat akan menjadi mudah dan ringan
apabila bersatu. Apabila masyarakat, para pemimpin, ulama dan
organisasi-organisasi pemuda bersatu dalam membasmi narkotika dan obat-obat
terlarang. Maka para pengedar dan para bandar narkotika dan obat-obat terlarang
tidak akan berani masuk ke Negara kita ini. Mereka akan lari dan kita akan aman
dari bahaya narkotika dan obat-obat terlarang.
3.
Mari kita bantu teman-teman kita, tetangga
kita dan saudara-saudara kita yang terjatuh ke jurang narkotika dan obat-obat
terlarang. Sebagaimana firman Allah swt, :”Tolong-menolonglah dalam kebaikan
dan taqwa”. Dan sebagaimana sabda Nabi:”Barangsiapa diantara kamu melihat suatu
kemungkaran maka rubahlah dengan tanganmu, jika tidak mampu maka dengan
lidahmu, jika tidak mampu maka dengan hatimu, walupun yang demikian itu
selemah-lemahnya iman”.
Dari
dalil ini, kita dapat pahami bahwa kita mesti membantu teman-teman kita,
saudara-saudara kita yang ada di sekitar kita yang terjerumus ke dalam
narkotika dan obat-obat terlarang. Mari kita ajak dan nasehati mereka supaya
kembali kepada jalan agama islam. Mari kita jadikan mereka untuk mengaggap
bahwa kesenangan dan kenikmatan yang terdapat pada narkotika dan obat-obat
terlarang tersebut hanya tipuan belaka dan hanya kesenangan sesaat saja.
Dengan 3 cara diatas tadi insyaallah Negara kita akan aman dari bahaya
narkotika dan obat-obat terlarang yang dapat menghancurkan masa depan.
Saudaraku yang berbahagia,
Mungkin cukup sampai di
sini pembahasan pidato pada kesempatan kali ini, minta maaf apabila ada
kesalahan dari apa yang saya sampaikan, karena manusia tidak terlepas dari
segala kesalahan, sampai jumpa di lain kesempatan, akhir kata:
اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِىْ بِتَقْوَى اللهِ. والسَّلاَمُ
عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar